Pengikut

Selasa, 14 Oktober 2014

Pesan Rassullullah kepada Perempuan




Beruntunglah menjadi seorang perempuan, dibalik sosoknya yang katanya lemah ternyata tersimpan banyak kekuatan luar biasa yang sangat dikagumi, terlebih sosok seorang IBU, kalau ditanya... udahhh langsung speachless ajaaa.... kadang sampe meneteskan air mata.

Seorang Perempuan harus diperlakukan dengan baik, dan sewajarnya terlebih bagi seorang lelaki karena lelaki sebagai khalifah atau pemimpin harus menjadi pemimpin yang bijak dan melindungi.

Begitu istimewanya seorang Perempuan sampe-sampe Rassulullah pun menitipkan Pesan bagi mereka, mau tahu apa saja... mari kita simak disini, khususnya bagi seorang perempuan yang sudah menjadi seorang Istri ^_^*

Pesan Rassulullah kepada perempuan atau muslimah
Berikut ini ada sepuluh wasiat Rasulullah saw. kepada putrinya Fatimah Az-Zahra.
 
Wasiat ini merupakan mutiara termahal nilainya, khususnya bagi setiap istri yang mendambakan kesalehan. Wasiat tersebut adalah:
 
  • Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diaduknya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya. 
  • Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.
  • Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang
  • Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
  • Wahai Fatimah! Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
  • Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelekan.
  • Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang Allah. Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
  • Wahai Fatimah! Disaat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau. Dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah pun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
  • Wahai Fatimah! Disaat seorang istri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
  • Wahai Fatimah! Disaat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
  • Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya. Maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.
Subhanallah..... betapa indahnya menjadi seorang perempuan bila semua dapat dijalankan dengan baik dan semoga semua perempuan di dunia ini dapat menjadi seperti Fatimah putri Rasullullah Muhhamad SAW. 

Dan senantiasalah wanita dimuliakan di muka bumi ini, menjadi mutiara yang bersinar dan memberikan cahaya dalam kegelapan dan ladang pahala bagi suami.

Menelisik dalam hidupku yang kini kujalani, Subhanallah... terselip doa yang begitu panjang untuk perjalanku dan keluarga kecilku kedepan, ku sadari hingga saat ini aku belum dan mungkin masih jauh dari istri yang sempurna, tapi setiap doaku, terselip nama-nama yang selalu membuatku bahagia dan begitu merasa berharga dalam kehidupan ini.




tak banyak pintaku ya Allah SWT, semoga hingga senja hingga tua Aku Bersama orang-orang yang kusayangi, suamiku dan buah hati kami... aku berharap bisa seperti  Fatima dan menjadi seorang muslimah dalam setiap doa taubatku dan istiqomah nantinya... aminnnn ya rabbalalamin...

Minggu, 12 Oktober 2014

Waduhhhh.... Ternyata, Bayangan dan Kenyataan terkadang Jauh Berbeda... ??

Seiring perkembangan zaman sepertinya banyak hal pula yang berubah, pola fikir, cara melihat sebuah masalah, cara menyelesaikan masalah, cara menilai sebuah keadaan dan masih banyak hal lagi. yang ribetnya umurnya berubah tapi kedewasannya gak nambah... heeeee....

akhir-akhir ini banyak yang mengganggu fikiranku, ketika aku merasa banyak hal yang bergeser nilai dalam falsafah kehidupan (tsahhhh....*bahasanya berat nehhh) maksudnya Hal sederhana saja sudah banyak yang terbalik, sebangai contoh : orang yang jujur malah jadi bulan-bulanan, orang yang berbuat baik dibilang cari muka, nahhhh yang cari muka beneran malah dipuja-puja dan dibilang baik. nihhhh... kalo dah pake topeng begini semua jadi bingung beneran kan... mana yang baik gak baik gak kelihatan...



Sebenarnya apa penyebab pergesaran ini...??? 
di sebuah diskusi kalangan mahasiswa pernah tercetus "saat ini tak ada kawan dan lawan yang Kekal, justru yang abadi hanyalah sebuah Kepentingan"

ini membuat ku semakin #MIRIS, keadaan gerangan apa yang sedang terjadi???  sulit sekali meletakkan Kepercayaan kepada seseorang. Ketika individu yang saat ini terbentuk justru dengan mental pamrih, dengan mental berdasarkan "Kepentingan" dengan mental hanya untuk pencitraan...

kadang kala, banyak orang baik yang secara tidak sengaja ikut terseret dan masuk bahkan kemudian menjadi pelaku bergesernya nilai-nilai ini. secara tak disadari justru menjadi oknum yang ikut-ikutan dan bahkan diperalat oleh oknum-oknum yang bermain di belakang layar yang kemudian cuci tangan .... yach... aku semakin #Miris

Kita berbicara yang sederhana saja, tidak perlu dalam sebuah lingkungan yang besar atau general, lingkungan yang kecil saja sudah banyak aktor yang bermain baik sadar atau tidak sadar bagi manusia atau individu yang peka ini mulai menjadi hal yang mengusik kenyamanan. 

hmmmmm.... berat sekali ya pembicaraan kali ini,heeeee.... no relax aja kawan, tapi buat aku ini Benar-benar ada dan ini Nyata terjadi kawan, ini realita... semua seakan menjadi sebuah pencitraan, hanya Tuhan yang tahu mana paling benar mana yang salah. tanpa menjustice siapapun, buatku ini bisa menjadi Cermin bagi masing-masing kita semua untuk lebih hati-hati menyikapi apapun yang ada disekitar kita.

adakala kita bertanya tentang hal-hal baikpun menjadi salah, dibilang terlalu KEPO lahhh... hahhahahha
dan ketika kita memilih DIAM, kita dianggap tidak bergaul, tidak perduli, sibuk sendiri... sementara mereka yang berkumpul setiap hari lalu membicarkan keburukan orang lain dianggap anak GAUL alias Gahoool... #tepokjidat





tuhhhhh kannn.... jadi bingung Beruangnya, apalagi kita sebagai manusia pasti makin bingung... ini mungkin perkembangan zaman yang harus kita sikapi dengan baik dengan positif.

hmmmm.... Akhirnya setelah lama berfikir aku mengambil jalan tengah menghadapi Perubahan Zaman yang mau tidak mau harus kita ikuti ini, 


Gini aja deh biar gak Bingung, ini Tips Jitu yang biasanya aku coba biar gak salah menyikapi :


  • Yang Pertama....Siapakah yang Boleh kamu Percaya ??? Ini kalo Aku ya... yang paling utama adalah Allah SWT dan rasulNya, kemudian Keluarga terutama kedua orang tua kita yang gak ada bumi seisinya bisa kita balas jasanya deh ya... selanjutnya silahkan berfikir dengan dewasa terhadap siapapun yang ada didekat kita agar tidak timbul pergeseran nilai tadi tentang siapa yang sebenarnya memang Tulus dan masalah seperti apa yang akan dihadapi, fikirkan dengan kepala dingin dan kedewasaan bukan hanya satu sudut pandang saja. Banyak hal yang mengajarkan aku untuk  tidak mudah percaya dengan apa yang kudengar pertama sekali, diam kemudian simpan sejenak pahami mencoba mengerti, memperbaharui apapun informasi yang pernah didengar, baru kemudian simpulkan atau bila itu sebuah masalah maka cari Solusi. karena kadang antara apa yang kita dengar atau yang kita lihat tak selalu seperti kenyatannya.... 




  • Kemudian yang Kedua, Bersikap anggun terhadap semua keadaan yang terjadi disekitar kita bahkan bila keadaan itu tak berpihak, semakin dewasa seseorang maka iya akan terlihat semakin Anggun.
  • Yang ketiga Memilih teman yang baik, iya kita memang harus memilih teman tapiiiiiiiiiiiii..... inget nih berdasarkan apa?? bukan berdasarkan kaya atau tidak, bukan berdasarkan fisik sempurna atau tidak bukan karena status jabatan dan lain-lain. Pilihlah Teman yang membawa Kebaikan, yang senantiasa mendekatkan kita kepada Allah SWT, teman yang menegur disaat kita salah, teman yang ada disaat kita saling membutuhkan bukan disaat bahagia atau senang-senang saja, teman yang memberikan nasihat baik dalam kehidupan dan biasanya Persahabatan itu lebih abadi asalkan berteman dengan ketulusan ^_^* indahnya.
  • Yang Keempat, Berbuat baiklah dan tetep doakan orang-orang yang buat kita bingung dan mungkin malah menyakiti kita tanpa disadarinya.
  • Senantiasa jalani silaturahmi, bila kita benar maka suatu saat kebenaran itu akan terungkap jadi jangan takut dan jangan menyerah.
  • dan yang terakhir yang paling penting Apapun masalah yang sedang kamu alami, Hadapi dengan senyuman... ^_^* 


nahhhhh, kalau begini sebenarnya Hidup ini Indah, hanya saja kadang sifat kemanusiaan nya manusia yang seringkali buat kita senantiasa khilaf, dan ini hal yang wajar. semoga kita bisa semakin banyak belajar dari setiap Pelajaran hidup... aminnnn